About
Haruskah aku mengucap sumpah serapah akan kerinduan yang tak juga minggat? Dengan bibir siapa? Kamu?
Newer posts are loading.
You are at the newest post.
Click here to check if anything new just came in.
Click here to check if anything new just came in.
December 28 2011
Tonight, 28 Dec 2011
akhirnya, baru ada kesempatan untuk saya berkata-kata disini, setelah hampir beberapa bulan saya menutup diri dari soup #maksa
mmmm, dan saya merasa terlalu sulit untuk mengungkapkan segala rasa yang ada dihati. tidak hanya tentang rasa cinta, tapi segala rasa mengenai apa yang membuat ganjalan dalam perjalanan hidup saya. mungkin terlalu berlebihan kalau saya harus ungkapkan semuanya disini, tapi yang pasti Tuhan mengerti bahwa saya tidak suka dengan perubahan.
saya tau, setiap orang harus bergerak maju demi masa depan mereka masing-masing, begitu juga saya. Tapi entah kenapa, rasanya sulit untuk saya menghadapi suatu perubahan secara tiba-tiba. Tapi, karena saya hidup untuk bersosialisasi mungkin hal ini yang akhirnya membuat saya mencoba untuk ikut dalam perubahan tersebut.
saya senang jika ternyata perubahan tersebut membawa dampak yang baik untuk saya, tapi entah kenapa perubahan kali ini membuat saya semakin tidak nyaman untuk menjalaninya. Berada dalam lingkup yang baru dengan "pastiny" masalah yang baru akan membuat jalan saya semakin tersendat akibat keterpaksaan yang saya lakukan.
Seandainya saja orang-orang tau akan keterpaksaan saya saat ini, mungkin saya akan meminta mereka untuk membawa saya lari keluar dari lingkaran yang saya kenal dengan "keterpaksaan" tapi apa daya, tidak ada yang bisa merasakan apa yang sedang saya rasakan..
yaaah pada intinya, saya tidak memaksakan orang lain untuk benar-benar menarik dari dunia saya saat ini, tapi Tuhan tolong buat saya senyaman mungkin dalam dunia "keterpaksaan" saya untuk kesekian kalinya ini.
terimakasih
:*
akhirnya, baru ada kesempatan untuk saya berkata-kata disini, setelah hampir beberapa bulan saya menutup diri dari soup #maksa
mmmm, dan saya merasa terlalu sulit untuk mengungkapkan segala rasa yang ada dihati. tidak hanya tentang rasa cinta, tapi segala rasa mengenai apa yang membuat ganjalan dalam perjalanan hidup saya. mungkin terlalu berlebihan kalau saya harus ungkapkan semuanya disini, tapi yang pasti Tuhan mengerti bahwa saya tidak suka dengan perubahan.
saya tau, setiap orang harus bergerak maju demi masa depan mereka masing-masing, begitu juga saya. Tapi entah kenapa, rasanya sulit untuk saya menghadapi suatu perubahan secara tiba-tiba. Tapi, karena saya hidup untuk bersosialisasi mungkin hal ini yang akhirnya membuat saya mencoba untuk ikut dalam perubahan tersebut.
saya senang jika ternyata perubahan tersebut membawa dampak yang baik untuk saya, tapi entah kenapa perubahan kali ini membuat saya semakin tidak nyaman untuk menjalaninya. Berada dalam lingkup yang baru dengan "pastiny" masalah yang baru akan membuat jalan saya semakin tersendat akibat keterpaksaan yang saya lakukan.
Seandainya saja orang-orang tau akan keterpaksaan saya saat ini, mungkin saya akan meminta mereka untuk membawa saya lari keluar dari lingkaran yang saya kenal dengan "keterpaksaan" tapi apa daya, tidak ada yang bisa merasakan apa yang sedang saya rasakan..
yaaah pada intinya, saya tidak memaksakan orang lain untuk benar-benar menarik dari dunia saya saat ini, tapi Tuhan tolong buat saya senyaman mungkin dalam dunia "keterpaksaan" saya untuk kesekian kalinya ini.
terimakasih
:*
